Terkadang sebagai pelaku usaha yang masih dalam tahap belajar, seringkali dibingungkan dengan permasalahan keuntungan yang didapatkan atau mengetahui dengan pasti bagaimanakah kemajuan usaha yang sedang atau telah dilakukan.

Demikian juga halnya ketika pertama kali mencoba terjun dalam bidang usaha sembako. Sebenarnya permasalahan ini bukanlah permasalahan yang terlalu berat, asalkan mengetahui dengan benar beberapa tips pencatatan stock opname pada usaha sembako yang sedang dijalankan.

Berikut ini beberapa tips pencatatan stock opname pada usaha sembako dengan sistem jual-putus sebagaimana berhasil diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  • Pembelian bahan baku. Masukkan dengan jelas jumlah, jenis dan besaran pembelian bahan baku yang termasuk dalam modal.
  • Bahan baku dikeluarkan dari gudang. Catat dengan jelas jumlah dan jenis barang yang dikeluarkan dari gudang.
  • Barang dikirimkan kepada toko atau konter lain milik sendiri. Catat dengan jelas jumlah dan jenis barang yang dikirimkan kepada toko atau konter milik sendiri. Usahakan jumlahnya sama dengan memberikan bon atau nota pengeluaran barang.
  • Barang dipakai keperluan pribadi atau toko tersebut. Hitung dengan teliti pengeluaran jenis dan jumlah barang yang dipergunakan untuk keperluan pribadi atau toko tersebut, misalnya untuk memberikan hadiah bagi pelanggan.
  • Penjualan. Hitung jumlah dan jenis barang yang langsung terjual kepada pembeli atau pelanggan.
  • Barang kembali dari toko atau konter lain milik sendiri. Hitung dengan teliti jenis dan jumlah barang kembali yang merupakan stock.

Keuntungan penerapan tips pencatatan stock opname pada usaha sembako adalah:

  • Perbandingan. Melalui perbandingan persediaan stock opname bulan ini dan sebelumnya, dapat diketahui pertumbuhan dan perkembangan usaha yang dilakukan.
  • Jumlah pasti. Mengetahui dengan pasti jumlah ketersediaan barang dan modal yang belum mengalami perputaran, sehingga bisa dijadikan acuan ketika hendak mengajukan pinjaman ke Bank.
  • Minimalisasi barang hilang. Sudah bukan rahasia lagi jika terkadang terdapat barang yang hilang. Barang yang hilang bisa saja disebabkan kesalahan pencatatan atau pemakaian, atau bahkan memang “hilang”.

Dengan melakukan dan menerapkan berbagai macam tips pencatatan stock opname pada usaha sembako di atas, kebingungan mengenai besarnya keuntungan atau kemajuan bidang bisnis sembako yang ditekuni bukanlah menjadi suatu kendala lagi. Semoga bermanfaat.

BERIKAN EXPRESIMU=>