Pelaku usaha toko online tentu butuh strategi pemasaran bisnis toko online yang sedang dikembangkannya.

Toko online sudah mulai menjamur saat ini. Bila Anda adalah pebisnis online pemula, ada baiknya bahwa wajib bagi Anda untuk mengetahui strategi pemasaran bisnis toko online. Bisnis yang Anda jalankan bukan lagi "aman", melainkan banyak saingan. Meski demikian, bukan berarti Anda tak bisa jadi pemenang. Apa saja strategi yang harus Anda jalankan untuk merealisasikannya.

Mungkin, Anda bisa mengawalinya dengan menentukan media mana yang akan Anda pergunakan sebagai “lapak”. Beda media, beda perlakuan tentu saja. Emailtwitterfacebook, atau blog/ website adalah media- media di dunia maya yang bisa Anda pergunakan untuk berjualan. Twitterfacebook, dan email adalah "lapak" yang unik dibandingkan dengan blog. Bila pada blog atau website, kita bebas mem-posting setiap hari tulisan kita, namun pada ketiga media sebelumnya tidaklah demikian.

Bila kita selalu meng-upload barang dagangan kita, para pengguna sosial media yang lain akan merasa terganggu dan justru menghilang dari “hadapan” kita. Padahal, mereka adalah konsumen- konsumen potensial. Jadi, strategi pemasaran bisnis toko online pun pada beberapa media online di atas juga memiliki perbedaan.

Cara lain yaitu dengan menggandeng sponsor potensial. Bila memberi kuis atau diskon dirasa sudah biasa untuk toko online, maka buatlah beda. Anda bisa menggandeng teman/ rekan Anda yang memiliki bisnis di bidang lain. Bentuk kerja samanya pun beragam. Bisa dengan mengadakan acara bersama secara offline, program konsultasi bisnis gratis via online, atau dengan mengadakan lomba.

Berikutnya, yang tak kalah pentingnya yaitu ingatlah bahwa konsumen tidak pernah mau diintimidasi untuk membeli. Itu sebabnya, gunakanlah bahasa- bahasa yang bersahabat. Pikirkanlah kepentingan mereka sebelum Anda memikirkan keuntungan Anda. Sebaiknya, gunakanlah kata- kata yang sifatnya solutif daripada hanya sekadar menyuruh untuk membeli.

Strategi pemasaran bisnis toko online disesuaikan dengan jenis konsumen yang akan menjadi sasaran atau pangsa pasar. Bahasa, kalimat, dan “trik” yang dipergunakan berbeda antara satu dengan yang lainnya. Namun, intinya, Anda harus membuat orang lain percaya akan bisnis/ produk Anda tanpa mereka sadari dan tanpa bertatap muka secara langsung. Menantang bukan?

BERIKAN EXPRESIMU=>