apakah Anda bingung mencari modal usaha untuk membuka sebuah usaha rumahan atau ingin memulai bisnis tapi tidak ada modal, masalah ini kerap terjadi pada kita semua.

Bisnis, dari Mana Modalnya?

Bisnis, dari Mana Modalnya?

Bagi yang berminat untuk membuka usaha di rumah, bisa jadi kendala utamanya adalah modal untuk merintis usaha tersebut. Padahal, sangat disarankan untuk membuka usaha disaat modal sudah terkumpul. Lalu, selain dari tabungan pribadi, dari mana sajakah modal itu bisa didapat?

Salah satu alternatifnya adalah dengan meminjam dari teman atau saudara. Usahakan pinjaman itu tanpa bunga, tetapi tetap targetkan berapa lama rencananya pinjaman itu akan dikembalikan. Sebaik-baiknya hubungan dengan rekan maupun saudara, bisnis adalah bisnis. Jangan sampai hubungan baik ini memburuk karena masalah pinjam meminjam yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Meminjam kredit ke bank juga bisa menjadi alternatif lain, walaupun agak sulit untuk mendapatkannya apabila ini adalah usaha pertama yang akan dibangun. Kebanyakan bank akan meninjau lokasi, meminta pembukuan dll yang mungkin sama sekali belum ada, karena memang usahanya belum dimulai.

Pinjaman kredit ke bank akan lebih mudah apabila ada aset yang bisa dijaminkan. Aset tersebut bisa berupa tanah, rumah/bangunan, logam mulia atau kendaraan. Perlu dicatat bahwa besarnya pinjaman jangan sampai melebihi nilai dari aset tersebut.

Namun, sekarang ini ada beberapa bank yang menawarkan Kredit Tanpa Agunan. Penawaran ini patut dicoba. Jangan lupa untuk menanyakan secara detil syarat-syarat yang diminta, bunga yang ditetapkan dan penalti yang dikenakan apabila mengalami tunggakan.

Kantor Pegadaian juga bisa menjadi salah satu sarana untuk mendapatkan modal. Dengan bunga yang relatif ringan, cara mencicil yang mudah dan juga prosedur yang tidak bertele-tele, aset dijaminkan untuk mendapatkan modal. Jumlah yang kita dapat harus bisa dikembalikan pada jangka waktu tertentu, dan bisa diperpanjang.

Tapi, jangan sekali-kali meminjam dari badan usaha yang tidak resmi atau rentenir. Biasanya "jasa" ini mudah dalam mengeluarkan pinjaman, tetapi bunganya sangat tinggi.

Perlu dipertimbangkan bahwa membuka usaha dengan modal yang pas-pasan juga sangat beresiko. Terutama mengingat di tahun pertama dan kedua, biaya operasional sangat diperlukan dan tidak tertutup kemungkinan bahwa modal yang kita kumpulkan akan habis hanya untuk biaya yang satu ini. Oleh karena itu, buat perhitungan yang matang, supaya usaha tidak mandeg ditengah jalan.

Dengan perencanaan yang baik, usaha keras dan disiplin, terus tekuni usaha itu sampai keuntungan datang sesuai dengan yang diharapkan.

BERIKAN EXPRESIMU=>